Hasil Print Epson R230 Kosong


Pengalaman dari My Lovely Printer ini satu pengalaman yang cukup mahal. Karena untuk solve masalah ini menyita banyak waktu (nanya orang berpengalaman, surfing di internet etc).

Printerku sayang kali ini ngadat setelah di pakai mencetak 540 jilid buku dalam waktu 24 jam. Setelah proyek selesai; printer mo dipakai mencetak foto, tapi lampu indikator tinta dan kertas tiba-tiba nyala. Benaku langusng ke CD software download-an, nyari adjustment program untuk R230, printerpun diRESET dan katanya sudah ok. memang sudah ok.

Printer dihidupkan kembali, blinking solved. Alhamdulillah ujarku berarti masalah selesai karena memang printer hidup layaknya sebuah printer yang normal saja. tapi ketika nozle check nggak ada hasilnya (kertas kosong dan kembali kosong seperti kita setelah ber idul fitri). pikirku ah.. ini biasa, mungkin tintanya belum turun clean sekali, clean dua kali printerpun terus di clean bahkan nozle headpun di bersihkan pake bayclean. dihisap sudah, disemprot sudah dilem biru yang nggak.

Browsing kesana kemari di internet nggak nemu-nemu artikel yang dapat menyelesaikan masalah. I lalu sampai pada satu titik terhenyak di kursi dengan kepala bersandar dan pikiran berputar menjelajahi pengalaman dan pengetahuan, Alhamdulillahnya lagi ketika ingat printer C90 yang bermasalah dan minta diganti Fuse/ sekringnya. Browsing internet lagi nyari fuse atau setidaknya gambar fuse untuk R230; gambar sih banyak tapi letak dan posisi pada mainboard R230 nggak ada. pada satu artikel sebuah mainboard printer CX…. ada artikel yang menandai fuse dengan kode F. (terimakasih pada yang mempostingkan artikel ini karena memang ini yang menjadi kuncinya.

Jadi kalau anda mengalami masalah seperti ini; printer R230 hidup seperti normal; head, nozle head tidak tersumbat, tapi ketika dipakai mencetak sesuatu hasilnya kosong, terpaksa anda harus melakukan:

Ganti saja salah-satu atau kedua fuse/ sekring pada mainboard printer anda! kalau tidak ada fuse/ sekring, dijumper saja pakai satu lembar kabel yang kecil (sebab yang namanya fuse/ sekring itu harus putus apabila ada masalah yang harus membuat fuse/ sekring putus secara otomatis).

Cara mengganti fuse/ Sekring mainboard R230 adalah sebagai berikut:

  1. pertama sekali baca basmalah karena yakinlah Rabb yang akan menyelesaikan semua masalah
  2. Buka penutup/ casing printer
  3. Buka tempat penyimpan kertas (bautnya ada 4, perhatikan dengan seksama jangan sampai membuka baut yang nggak perlu)
  4. Tarik penyimpan kertas kebelakang dengan hati-hati karena ada bagian yang berhubungan dengan bagian penarik kertas
  5. Cabut semua kabel yang terhubung dengan mainboard karena fuse/ sekring menempel pada kedua sisi mainboard tersebut
  6. Setelah mainboard kita cabut saatnya mengganti salah-satu atau kedua fuse/ sekring yang kita cari. Salah-satu apabila kita mempunyai multi tester dan ganti keduanya apabila kita tak tahu yang mana yang putus. dan jumper (sambungkan kedua ujung fuse) saja apabila kita tidak punya fuse pengganti.
  7. Fuse/ sekring pada mainboard R230 ditandai dengan huruf F, F1 dan F2 ada di dua sisi mainboard.
  8. Apabila sudah selesai pasang kembali dengan teliti dan hati-hati, dan insya-Allah masalahnya akan tertanggulangi.
  9. Setelah semuanya selesai jangan lupa ucapkan hamdalah, karena Rabb lah yang telah melimpahkan segala ilmu dan kebaikan bagi kita semua.

Makalah Program Perlibatan Orang Tua dan Masyarakat


KATA PENGANTAR

 

Puji syukur penyusun panjatkan kehadirat Allah SWT., yang telah menganugerahkan berlimpah nikmat bagi kita. Dan khusus pada kesempatan ini penyusun ungkapkan syukur karena dengan kasihNya penyusun telah berhasil menyusun makalah yang kami beri judul “Peran-Serta Orang Tua dan Masyarakat dalam Pendidikan Anak Usia Dini”.

Selain untuk menambah wawasan penyusun, makalah ini disusun untuk memenuhi salah-satu tugas Program Perlibatan Orang Tua dan Masyarakat.

Makalah ini berhasil disusun berkat kerjakeras kelompok penyusun dan dibantu oleh banyak pihak, maka dengan ini kami sampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya atas segala bantuanya terutama kepada:

  1. Orang tua beserta keluarga penyusun, yang telah memberikan fasilitas moril dan materil;
  2. Ibu Mari Masriasari, sebagai dosen;
  3. Rekan mahasiswa di Program Studi PG-PAUD STKIP Pancasakti Bekasi.

Bak kata pepatah, “Tak ada gading yang tak retak”, demikian juga makalah ini adanya. Penulis menyadari bahwa makalah ini jauh dari sempurna, baik dari segi isi maupun cara penyampaianya, maka dari itu penulis mohon maklum atas kesalahan dan kekurangan makalah ini.

Semoga makalah ini bermanfaat, dan dapat dimanfaatkan, dan semua kebaikan yang ada di dalamnya dicatat oleh Sang Maha Tahu sebagai tanda kebaktian kita padaNya.

 
 

Ciamis, Desember 2012

Penyusun.

 

 

BAB  I

PENDAHULUAN

 

  1. Latar Belakang Masalah

    Masih banyak kenyataan yang terjadi di masyarakat adanya orang tua yang masih mempunyai pola pikir bahwa pendidikan itu sepenuhnya tanggungjawab pihak lembaga pendidikan saja. Seringkali orang tua menumpu harapan terlalu tinggi pada lembaga pendidikan, sehingga banyak orang tua yang berani membayar mahal biaya pendidikan anaknya. Di sisi lain, tidak sedikit orang tua yang menuntut lembaga pendidikan harus berbuat seperti yang dikehendaki dan kecewa jika hasil pendidikan di lembaga tersebut tidak sesuai dengan harapannya. Fenomena keliru ini harus segera diluruskan agar tanggungjawab tinggi muncul dalam keluarga sehingga keluarga, khususnya ibu dan ayah juga berperan sebagai pendidik di rumah.

    Dalam Teori Ekologi Bronfenbrenner (1979) menjelaskan mengenai perkembangan anak yang dipengaruhi oleh sistem interaksi yang kompleks dengan berbagai tingkatan lingkungan sekitarnya yang mencakup interaksi yang saling berhubungan antara di dalam dan di luar rumah, sekolah dan tetangga (masyarakat) dari kehidupan anak setiap hari dalam kurun waktu yang sangat lama. Interaksi ini menjadi motor atau penggerak perkembangan anak yang  merupakan pusat dari lingkaran, dikelilingi oleh berbagai sistem interaksi yang terdiri dari sistem mikro, sistem meso, sistem exo dan sistem makro.

    Sistem Mikro adalah lingkaran yang paling dekat dengan anak yang meliputi kegiatan dan pola interaksi langsung dari anak dengan lingkungan terdekatnya seperti interaksi dengan orang tua, kakak dan adik kandungnya, sekolah, serta teman sebaya. Hubungan dua arah yang berlangsung dalam jangka waktu yang cukup panjang dan intensif di lingkungan terdekat ini mempunyai dampak terbesar dan mendalam pada perkembangan anak.

    Sistem Meso adalah lingkaran interaksi dan kesesuaian hubungan antar komponen dalam sistem mikro anak yang sangat mempengaruhi perkembangan anak seperti hubungan antara rumah dan sekolah. Orang tua yang tidak terdidik dan tidak menghargai pentingnya pendidikan dan hubungan dengan lembaga kelompok bermain/sekolah, dan yang tidak berbicara dengan bahasa yang digunakan di sekolah anak, akan menyebabkan anak mengalami banyak masalah dalam menerapkan pembiasaan di kelompok bermain dan juga dalam melejitkan potensi kecerdasan jamak anak usia dini. Sebaliknya bila hubungan antar komponen tersebut serasi dan kuat, menyebabkan anak memiliki kemampuan akademik yang baik. Prinsip utama dari sistem meso adalah semakin kuat dan saling mengisi interaksi antar komponen dalam sistem meso, semakin besar pengaruh dan hasilnya pada perkembangan anak.

    Sistem Exo merupakan lingkaran dalam sistem sosial yang lebih besar dan tidak berperan secara langsung terhadap anak, dan anak juga tidak langsung berperan di dalamnya, tetapi interaksi komponen dalam sistem ini seperti dalam bentuk keputusan pada tataran lembaga yang mempunyai hubungan dengan anak, berpengaruh terhadap perkembangan anak. Keputusan-keputusan dari tempat kerja orang tua, komite sekolah, atau lembaga perencanaan adalah contoh dari sistem exo yang dapat mempengaruhi anak baik positif maupun negatif meskipun anak tidak langsung terlibat dalam lembaga-lembaga tersebut. Contoh lain adalah kekejaman orang dewasa yang terjadi di lingkungan tempat tinggal anak dapat berpengaruh pada kesulitan anak untuk tidur.

    Sistem Makro merupakan lingkaran terluar dari lingkungan anak yang terdiri dari nilai-nilai budaya, hukum dan peraturan perundangan, adat kebiasaan, kebijakan sosial dan lain sebagainya. Seluruh komponen dari sistem ini juga berpengaruh terhadap perkembangan.

    Untuk menjawab fenomena ini  banyak cara yang dapat dilakukan salah satunya yaitu bentuk kegiatan informal yang dilakukan oleh pengelola lembaga PAUD untuk menyelaraskan kegiatan-kegiatan pengasuhan dan pendidikan anak antara di sekolah dan di rumah. Kegiatan ini ditujukan kepada para orang tua, pengasuh, dan anggota keluarga lain yang berperan secara langsung dalam proses perkembangan anak. Kegiatan (pertemuan orang tua) saat ini dirasakan sangat diperlukan mengingat pentingnya pendidikan sedini mungkin.

    Pengetahuan tentang pendidikan anak dapat ditempuh dengan berbagai kegiatan, misalnya kegiatan parenting baik yang dikelola oleh satuan pendidikan maupun pengelolaan secara mandiri. Dukungan pemerintah terhadap kegiatan ini sudah sangat jelas, dengan adanya: (1) Undang-undang No 20/2003, tentang Sistem Pendidikan Nasional yang juga membahas tentang pendidikan informal. (2) Undang-undang No 23/2002, tentang Perlindungan Anak (3) Konvensi Anak Sedunia. Dengan demikian, kerjasama semua pihak, baik lembaga pendidikan, orang tua (keluarga), masyarakat dan pemerintah sangat diperlukan untuk pencapaian tujuan pendidikan terutama pada anak usia dini, dapat dioptimalkan.

 

  1. Ruang Lingkup Pembahasan Masalah
    1. Peran orang tua pada Pendidikan Anak Usia Dini
    2. Peran Masyarakat Pada Pendidikan Anak usia Dini
    3. Hubungan Lembaga PAUD dengan orang tua dan masyarakat
      1. Hubungan Lembaga PAUD dengan orang tua dalam konteks umum
      2. Hubungan Lembaga PAUD dengan masyarakat dalam konteks umum
      3. Hubungan Lembaga PAUD dengan orang tua dalam pandangan Kathy Lee
      4. Hubungan Lembaga PAUD dengan masyarakat dalam pandangan Kathy Lee
      5. Menjalankan kepemimpinan untuk kerjasama yang efektif dengan keluarga (orang tua peserta didik) dalam pandangan Marjory Ebbeck.

 

  1. Tujuan Pembahasan Masalah
    1. Tujuan pembahasan ini adalah untuk mengkaji hubungan sebuah lembaga PAUD dengan orang tua dan masyarakat
    2. Memahami hubungan  antara lembaga PAUD dengan orang tua dan masyarakat
    3. Memahami tugas-tugas sebagai pengelola Lembaga PAUD dalam membina hubungan dengan orang tua murid dan masyarakat luas.

 

  1. Manfaat Pembahasan Masalah
    1. Manfaat bagi penulis adalah dapat memahami hubungan dan tugas-tugas pengelola sebuah Lembaga PAUD terhadap orang tua wali murid serta masyarakat sekitarnya.
    2. Agar tulisan ini dapat dikembangkan oleh pembaca sehingga pemahaman mengenai hubungan lembaga PAUD dengan orang tua dan masyarakat dapat digali lebih mendalam serta dapat mewujudkan implementasinya di lapangan.

 

 

BAB II

PEMBAHASAN

 

  1. Peran Orang Tua pada Pendidikan Anak Usia Dini

    Masa depan anak sesungguhnya ada ditangan kedua orang tuanya,
    bila orang tua senantiasa memperhatikan perkembangan buah hatinya niscaya masa depan anaknya akan jauh lebih baik. Pendidikan anak usia dini memiliki kedudukan yang sangat tinggi dan memperlihatkan aktivitas di rumah. Pendidikan usia dini merupakan masa terpenting dan mendasar dalam kehidupan manusia yang memegang kendali dalam perkembangan kehidupannya.

    Anak lahir dalam pemeliharaan orang tua dan dibesarkan dalam keluarga. Orang tua dalam pendidikan islam memiliki kewajiban dan tanpa ada yang memerintah langsung memikul tugas sebagai pendidik, baik yang bersifat pemelihara, pengasuh, pembimbing maupun sebagai guru dan mereka sebagai pemimpin bagi anak-anaknya. Perjalanan seorang anak menuju kedewasaan dipengaruhi oleh berbagai faktor diantaranya faktor alam dan lingkungan, oleh karena itu perlu adanya peran orang tua serta pihak lain seperti guru dan masyarakat untuk membantu proses tersebut agar kedewasaan seorang anak tidak terhambat.

    Orang tua dan guru juga perlu memahami arti kreativitas dan bagaimana penampilannya jika dikaitkan dengan tingkat perkembangan anak dan mereka perlu memiliki keterampilan untuk membantu dan mendorong anak mengungkapkan daya kreatifnya, menyadari pentingnya kreativitas bagi anak dan bagi pendidik sendiri mampu menemukan kendali kreativitas pada anak dan membina mereka mengembangkan kesediaan dan keberanian untuk mewujudkan kreativitas mereka.

    Perkembangan merupakan rangkaian proses perubahan kearah yang lebih maju dan lebih dewasa. Mengembangkan kreativitas sejak dini itu sangat penting bagi perkembangan anak karena ada beberapa perilaku yang mencerminkan perilaku kreativitas alamiah anak pra sekolah menjadi nyata seperti menjajaki lingkungannya, dan rasa ingin tahu mereka sangat besar. Oleh karena itu orang tua, guru dan masyarakat bertanggung jawab atas pemeliharaan, perhatian dan penyediaan lingkungan fisik dan social yang kondusif bagi perkembangan anak-anak.

 

  1. Peran Masyarakat dalam Pendidikan Anak Usia Dini

    Sungguh suatu hal yang ironis, betapa tekhnologi modern ternyata belum bisa memberi manfaat atau efek yang positif pada anak-anak. Seperti yang kita ketahui bahwa perkembangan dan pertumbuhan anak zaman sekarang ini lebih banyak dipengaruhi oleh Televisi, dimana tak ada filter yang bisa menyaring secara efektif hal hal yang baik untuk anak. Kita juga bisa membedakan bahwa di lingkungan pedesaan dengan lingkungan perkotaan terdapat perbedaan yang sangat signifikan dalam hal pendidikan. Dimana di Perkotaan Anak-anak usia dini sudah banyak yang tersentuh oleh pendidikan untuk anak usia dini. Melihat dari perkembangan anak yang memerlukan perhatian khusus oleh orang tua, Pendidikan Anak Usia Dini perlu tersosialisasikan kepada masyarakat, agar visi Paud dapat tercapai sebelum anak tersebut masuk kesekolah dasar.

    Masyarakat yang peduli dengan anak-anak akan sangat antusias sekali untuk bahu membahu dalam mengembangkan kualitas PAUD. Meski PAUD yang didirikan masyarat masih berada dalam jalur nonformal namun sudah menggunakan kurikulum dengan menu generik.

    Ada beberapa strategi masyarakat dalam mendirikan PAUD:

    1. Memegang prinsip dari, oleh, dan untuk masyarakat, sehingga masyarakat dapat dilibatkan sejak identifikasi kebutuhan , merancang program , melaksakannya dan mengawasinya.
    2. Fleksibel yakni baik tempat, waktu , maupun saran ayang digunakan. Yang paling penting aman dan tidak mengganggu waktu tidur siang anak.
    3. Tidak harus dimulai dari nol, bisa dengan mengembangkan fasilitas yang sudah ada seperti, Posyandu, BKB, SPS, ataupun Majelis Ta’lim.
    4. Yang Mudah, Murah, tetapi harus bermutu. Yaitu PAUD nonformal bukan berarti gedung yang megah dan berfasilitas lengkap tetapi menjadi satu tolak ukur dimana anak merasa diperhatikan, diberi kesempatan, diberikan kebebasan mengungkapkan kemampuanya, didengar isi hatinya tanpa ada paksaan/ ancaman/ tekanan terhadap dirinya serta mendapatkan pelayanan pendidikan yang sesuai dengan Usianya.

    Dalam penyelenggaraanya sendiri PAUD nonformal diharuskan tidak kaku, maksudnya jika sudah ada keinginan dari masyarakat untuk mendirikan PAUD segeralah untuk memulainya meskipun belum mendapatkan ijin. Untuk sementara waktu sebelum dibuat kurikulum, maka bisa menggunakan kurikulum dengan Menu generik. Sambil berjalan, penilik PLS/ PAUD memantau, membina, dan mengarahkan hingga mendapatkan izin operasional. Sehingga dalam jangka waktu minimal 6 bulan setelah program berjalan, PAUD sudah mendapatkan ijin dari Dinas Pendidikan.

 

  1. Hubungan Lembaga Paud dengan Orang Tua dan Masyarakat
    1. Hubungan lembaga PAUD dengan Orang tua dalam konteks umum

      Berkomunikasi dengan orang tua merupakan salah satu tanggungjawab pendidik. Demikian juga dengan orang tua, mereka perlu menjalin komunikasi dengan pendidik. Komunikasi timbal balik ini akan sangat efektif untuk memberikan layanan yang berkualitas kepada anak usia dini.  Orang tua dan pendidik saling berbagi informasi baik mengenai program lembaga maupun tentang individual anak.  Orang tua dapat mengetahui program-program yang akan dan sedang dilaksanakan oleh lembaga. Di samping itu juga dapat memberi saran serta kritikan tentang pelaksanaan program – program  dan saling bekerja sama demi kemajuan lembaga tersebut.  Pendidik dapat menginformasikan dan berdiskusi tentang perkembangan anak selama mengikuti kegiatan di lembaga tersebut dan juga menggali informasi dari orang tua tentang berbagai hal mengenai anak tersebut.

      Kegiatan berkomunikasi tersebut dapat dilakukan dengan berbagai cara. Baik secara formal maupun informal, baik secara tertulis maupun lisan. Akan tetapi bukan hal yang mudah baik bagi pendidik maupun orang tua untuk menjalin komunikasi dua arah secara efektif. Ada banyak kendala baik dari pendidik maupun orang tua.

      Panduan ini memuat tentang strategi berkomunikasi antara pendidik dan orang tua melalui  papan informasi, buku komunikasi, buku profil lembaga, surat, home visit, dan pertemuan pendidik-orang tua.

      1. Tujuan keterlibatan orang tua dalam komunikasi dua arah ini yaitu:
        1. Menyampaikan informasi tentang kebijakan dan program kegiatan yang ada di lembaga.
        2. Menjalin kerjasama antara lembaga dan orang tua dalam melaksanakan      program lembaga
        3. Berdiskusi tentang perkembangan anak dan permasalahan yang dihadapi oleh masing – masing anak.
        4. Berbagi pengalaman dan gagasan dalam membelajarkan anak.
        5. Bertukar informasi mengenai perkembangan anak yang ada di lembaga dan di rumah.
        6. Memperoleh informasi yang membantu pemahaman mengenai berbagai aspek tentang kemajuan tumbuh kembang anak.
      2. Strategi berkomunikasi antara pendidik (pengelola Lembaga PAUD) dan orang tua melalui:
        1. Papan Informasi

          Salah satu cara yang dapat ditempuh untuk menjalin komunikasi dua arah antara pendidik dan orang tua adalah pengadaan papan informasi. Papan informasi adalah papan yang ditempel di dinding atau dipasang di tempat strategis sehingga mudah diakses dan dibaca oleh orang tua maupun pendidik. Papan informasi tersebut dapat dimanfaatkan untuk menempel berbagai pesan dari pendidik yang dimaksudkan untuk diketahui orang tua peserta didik maupun pesan dari orang tua peserta didik untuk diketahui oleh pendidik.

          1. Pesan-pesan yang dapat disampaikan pada papan informasi:
            1. Pengumuman tentang jadwal pertemuan    
            2. Selebaran berisi informasi tentang perkembagan dan pertumbuhan peserta didik.
            3. Hasil karya peserta didik untuk diapresiasi oleh orang tua
            4. Foto-foto kegiatan, baik kegiatan peserta didik, kegiatan pendidik maupun kegiatan orang tua
            5. Foto-foto peserta didik
            6. Jadwal pembelajaran peserta didik
            7. Instruksi untuk volunteer
            8. Hal-hal yang relevan dengan rencana kegiatan lembaga

          Informasi melalui papan informasi dapat merupakan pengulangan atau penguatan dari informasi yang dikirimkan melalui surat atau catatan-catatan yang ditulis melalui buku penghubung.

          1. Langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk membuat papan informasi:
            1. Menyiapkan lokasi yang strategis dan mudah diakses oleh orang tua dan pendidik
            2. Menyiapkan papan informasi.
            3. Menyiapkan bahan/materi.
            4. Memasang dan menempel materi yang disiapkan
            5. Menghias papan informasi

          Materi yang disampaikan pada papan informasi hendaknya secara rutin diperbaharui sehingga selalu berisi informasi-informasi yang relevan dengan perkembangan kegiatan anak maupun kegiatan orang tua. Pembaharuan materi pada papan informasi dapat dilakukan setiap dua minggu, setiap bulan atau sesuai kebutuhan.  Pembaharuan materi ini sangat penting untuk menarik perhatian  karena jika papan dipenuhi dengan informasi yang sudah lama atau terlihat acak-acakan, pihak orang tua tidak akan melihatnya.

          Pelaksanaan kegiatan ini dapat melibatkan orang tua. Orang tua yang tertarik menjadi volunteer dapat diikutsertakan untuk membantu memasang informasi dan menghiasnya. Di samping itu orang tua juga dapat dilibatkan untuk menyumbang hasil karyanya.

           

        2. Buku Profil Lembaga

          Buku Profil lembaga merupakan salah satu media komunikasi yang penting dalam membangun keterlibatan dan peran serta orang tua dalam program pendidikan anak usia dini. Buku Profil lembaga adalah buku yang memuat informasi-informasi umum tentang profil lembaga, meliputi:

          1. visi dan misi lembaga,  Visi adalah tujuan yang hendak dicapai oleh suatu lembaga. Misi memuat langkah-langkah yang hendak dilakukan untuk mewujudkan tujuan/visi yang telah ditetapkan.
          2. program pembelajaran,
          3. jadwal kegiatan,
          4. daftar kelas,
          5. daftar peserta didik,   Berisi informasi tentang jumlah peserta didik, nama-nama peserta didik, usia/tempat tanggal lahir.
          6. daftar pendidik dan tenaga kependidikan
          7. fasilitas yang dimiliki
          8. tata-tertib dan informasi lain yang bermanfaat untuk orang tua, Beirisi aturan-aturan yang harus ditaati oleh pihak-pihak yang terkait dengan lembaga, meliputi tata tertib untuk pendidik, tata tertib untuk anak dan tata tertib untuk orang tua.

             

        3. Buku Komunikasi/ Penghubung

          Buku komunikasi  adalah suatu media berbentuk  buku yang digunakan untuk berkomunikasi dengan orang tua.Buku ini memuat catatan singkat yang menggambarkan keberhasilan yang spesifik, keterampilan atau perilaku baru serta saran-saran untuk kegiatan dirumah. Buku ini berfungsi untuk menjembatani komunikasi antara guru dan orang tua peserta didik, sehingga harus dapat diisi oleh kedua belah pihak. Pihak orang tua didorong untuk mengirimkan catatan-catatan penting kepada pendidik dan sebaliknya pendidik juga harus aktif mengirimkan catatan-catatan penting tentang pertumbuhan dan perkembangan anak.

          Pertukaran catatan dan tanggapan ini penting agar masing-masing pihak yaitu pendidik dan orang tua saling bekerjasama untuk mendorong kemajuan anak. Catatan-catatan dalam buku komunikasi dapat digunakan sebagai dasar bagi orang tua maupun pendidik untuk menentukan materi atau program yang sesuai dengan kebutuhan anak. Tindak lanjut dari catatan-catatan dalam buku komunikasi adalah berupa pertemuan langsung antara pendidik dan orang tua.

           

        4. Surat

          Surat adalah cara lain yang dapat digunakan untuk berkomunikasi dengan orang tua. Komunikasi melalui surat dapat dilakukan secara rutin yaitu mingguan atau bulanan sehingga orang tua menerima informasi secara konsisten atau sesuai dengan kebutuhan. Topik surat bervariasi sesuai dengan kebutuhan.

           

        5. Home Visit

          Home visit merupakan kegiatan yang dilakukan pendidik dengan mengunjungi rumah orang tua peserta didik. Home visit ini memiliki makna penting untuk membangun hubungan yang solid antara pendidik dan orang tua. Kegiatan ini biasanya dilakukan pada awal dan akhir tahun ajaran. Namun demikian home visit juga dapat dilakukan ketika kegiatan pembelajaran sedang berlangsung ditahun tersebut.

          Jika pendidik tidak sanggup untuk mengunjungi dua atau tiga orang tua di rumah, dia dapat mengundang mereka dalam pertemuan khusus di lembaga. Beberapa orang tua mungkin lebih suka diundang dalam pertemuan dalam kelompok kecil. Jika orang tua tidak dapat datang ke lembaga dan pendidik tidak dapat berkunjung ke rumah, maka pendidik dapat mengundang mereka untuk bertemu di tempat lain sesuai kesepakatan. Pertemuan di tempat yang netral mungkin membantu orang tua merasa nyaman. Jika tidak mungkin, pendidik dapat mencoba kontak melalui telepon, atau surat.

           

        6. Pertemuan Orang tua dengan Pendidik (pengelola Lembaga)

          Pertemuan pendidik dan orang tua merupakan salah-satu kegiatan yang dapat mendorong komunikasi antara mereka. Kegiatan ini dapat dijadwalkan secara rutin sesuai kebutuhan lembaga.

           

        7. Mempererat komunikasi pendidik-orang tua secara informal

          Komunikasi yang sudah terbangun antara pendidik-orang tua perlu senantiasa dipererat. Berbagai upaya dapat dilakukan untuk tujuan tersebut. Strategi komunikasi yang sudah disebutkan di atas adalah upaya membangun komunikasi secara formal dan terencana secara sistematis. Berikut ini adalah upaya mempererat komunikasi pendidik-orang tua secara informal dan tidak memerlukan perencanaan khusus.

          1. Waktu orang tua mengantar dan menjemput anak
          2. Menggunakan telephon
          3. Bertemu di luar lingkungan lembaga PAUD
          4. Melakukan kegiatan parenting

             

    2. Hubungan Lembaga PAUD dengan masyarakat dalam konteks umum

      Pada umumnya sekolah merupakan tempat anak didik untuk memperoleh pengalaman-pengalaman, pengetahuan, keterampilan sehingga anak didik akan mendapat bekal hidup kelak bekerja di lingkungan masyarakat luas. Anak usia dini pada hakikatnya adalah manusia yang memerlukan bimbingan, secara kodrati seorang anak sangat perlu pendidikan dan bimbingan dari orang dewasa.

      Masyarakat sebagai lingkungan terbesar dalam kehidupan, berguna untuk melatih jiwa anak dalam bersosialisasi terhadap masyarakat, seperti bermain dan bergaul. Yang harus diperhatikan pengaruh lingkungan dan kebudayaan masyarakat terhadap perkembangan pribadi anak misalnya anak yang terdidik dalam keluarga yang religius, setelah dewasa akan cenderung menjadi manusia yang religius pula.

       Lingkungan dan keluarga sebagai pendidikan kedua setelah sekolah, orang tua memiliki peran yang cukup strategis dalam membantu guru memaksimalkan proses pembelajaran bagi anak-anak usia prasekolah. Dalam menyikapi berbagai perubahan sosial dan teknologi yang begitu cepat dalam masyarakat, maka orang tua harus memiliki pegangan edukatif dalam menciptakan suasana pembelajaran.

      Tugas pokok orang tua dan masyarakat yang dapat diberdayakan guru dalam meningkatkan perannya adalah :

      1. Memberi nama yang tepat. Pemberian nama akan memberi identitas kepada anak. Dengan berbagai kemajuan dan perubahan sosial nama anak semakin baik dan beragam, namun identitas keklaminan justru sangat penting.
      2. Kebiasaan memberikan pakaian yang sesuai. Berikan pakaian yang sesuai dengan anak agar nantinya Orang tua tidak bingung dengan kebiasaan anak yang kelaki-lakian atau keperempuan-perempuanan akibat dari seringnya memberikan pakaian yang tidak sesuai.
      3. Pemilihan warna yang tepat, sebab warna dan motif juga sangat berpengaruh terhadap identitas kekelaminan.
      4. Pengembangan hobi yang menunjang. Kecenderungan biasanya terbaca sejak kecil sehingga pengembangan hobi yang sesuai akan memberikan bekal yang baik untuk perkembangan anak.
      5. Memberikan batasan-batasan, aturan-aturan dengan bimbingan yang tepat
      6. Memperhatikan tugas dalam rumah tangga secara tidak langsung anak akan memperhatikan dan mengerti akan tugas dan kewajibannya.

         

 

  1. Hubungan lembaga PAUD dengan Orang tua dalam pandangan Kathy Lee
    1. How to give prospective parents tours of the centeryaitu mengenai bagaimana memberikan pelayanan untuk berkeliling (tour) mengenalkan sekolah kepada calon orang tua peserta didik. Tujuan dari pelayanan ini adalah untuk membantu mendidik para calon orang tua tebtang kualitas lembaga pendidikan anak dan menginformasikan kepada mereka program sekolah.
    2. How to handle offering references to parent, yaitu tentang bagaimana menawarkan referensi kepada orang tua. Hal ini dimaksudkan untuk menawarkan pada orang tua agar dapat memberikan referensi mereka tentang lembaga pendidikan kepada calon orang tua murid. Biasanya dilakukan dengan dua cara, pertama, orang tua yang ingin menuliskan surat referensi yang dapat ditunjukan pengelola kepada calon orang tua murid. Kedua, orang tua yang ingin menawarkan waktu mereka untuk calon orang tua murid dengan memasukan nama mereka dan nomor telepon mereka ke dalam daftar referesi.
    3. How to handle enrollment,  yaitu mengenai bagaimana cara mengatasi hal-hal yang berkaitan dengan pendaftaran.
    4. How to conduct parent orientation, adalah bagaimana mengkondisikan pandangan orang tua, melalui:
      1. ambil waktu untuk memberikan pandangan baru pada orang tua.
      2. Libatkan staff dalam pandangan pada musim kembali ke sekolah.
    5. How to help parent get to know staff, yaitu mengenai bagaimana membantu orang tua untuk mengenali para staff
    6. How to encourage parent involvement, yaitu bagaimana mendorong orang tua untuk terlibat.
    7. How to create a sense of community, yaitu bagaimana menumbuhkan rasa berkomunitas.
    8. How to deal with the  overwhelmed parent, yaitu bagaimana menghadapi orang tua yang diliputi kelelahan dan situasi yang stress.
    9. How to provide resource for parents, yaitu bagaimana menyediakan sumber-sumber bagi orang tua.
    10. How to accommodate (or not) special request from parents,yaitu bagaimana menyesuaikan diri/ tidak dengan permintaan khusus dari orang tua.
      1. Dengarkan orang tua.
      2. Evaluasi komentar mereka.
      3. Buat keputusan berdasarkan pada ketertariakan yang paling baik dari anak-anak dan lembaga.
    11. How to conduct effective parent conferences, yaitu bagaimna mengkondisikan konferensi orang tua yang efektif.
    12. What to do when parents get angry, yaitu apa yang dilakukan apabila orang tua marah.
    13. How to handle late pick-ups, yaitu bagaimana mengatasi orang tua yang telat menjemput anaknya.
    14. How to handle to late drop-offs, yaitu bagaiaman mengatasi keterlambatan mengantar.
    15. How to create memories for parents, yaitu bagaimana membuat kenangan untuk orang tua.

 

BAB III

PENUTUP

 

  1. Simpulan

    Masa depan anak sesungguhnya ada ditangan kedua orang tuanya,
    bila orang tua senantiasa memperhatikan perkembangan buah hatinya niscaya masa depan anaknya akan jauh lebih baik.

    Orang tua dalam pendidikan islam memiliki kewajiban dan tanpa ada yang memerintah langsung memikul tugas sebagai pendidik, baik yang bersifat pemelihara, pengasuh, pembimbing maupun sebagai guru dan mereka sebagai pemimpin bagi anak-anaknya.

    Perkembangan merupakan rangkaian proses perubahan kearah yang lebih maju dan lebih dewasa. Mengembangkan kreativitas sejak dini itu sangat penting bagi perkembangan anak karena ada beberapa perilaku yang mencerminkan perilaku kreativitas alamiah anak pra sekolah menjadi nyata seperti menjajaki lingkungannya, dan rasa ingin tahu mereka sangat besar. Oleh karena itu orang tua, guru dan masyarakat bertanggung jawab atas pemeliharaan, perhatian dan penyediaan lingkungan fisik dan social yang kondusif bagi perkembangan anak-anak.

    Berkomunikasi dengan orang tua merupakan salah satu tanggungjawab pendidik. Demikian juga dengan orang tua, mereka perlu menjalin komunikasi dengan pendidik. Komunikasi timbal balik ini akan sangat efektif untuk memberikan layanan yang berkualitas kepada anak usia dini.  Orang tua dan pendidik saling berbagi informasi baik mengenai program lembaga maupun tentang individual anak.  Orang tua dapat mengetahui program-program yang akan dan sedang dilaksanakan oleh lembaga. Di samping itu juga dapat memberi saran serta kritikan tentang pelaksanaan program – program  dan saling bekerja sama demi kemajuan lembaga tersebut. 

    Tujuan keterlibatan orang tua dalam komunikasi dua arah ini yaitu:

    1. Menyampaikan informasi tentang kebijakan dan program kegiatan yang ada di lembaga.
    2. Menjalin kerjasama antara lembaga dan orang tua dalam melaksanakan      program lembaga
    3. Berdiskusi tentang perkembangan anak dan permasalahan yang dihadapi oleh masing – masing anak.
    4. Berbagi pengalaman dan gagasan dalam membelajarkan anak.
    5. Bertukar informasi mengenai perkembangan anak yang ada di lembaga dan di rumah.
    6. Memperoleh informasi yang membantu pemahaman mengenai berbagai aspek tentang kemajuan tumbuh kembang anak.

    Strategi berkomunikasi antara pendidik (pengelola Lembaga PAUD) dan orang tua melalui:

    1. Papan Informasi
    2. Buku Profil Lembaga
    3. Buku Komunikasi/ Penghubung
    4. Surat
    5. Home Visit
    6. Pertemuan Orang tua dengan Pendidik (pengelola Lembaga)
    7. Mempererat komunikasi pendidik-orang tua secara informal.

    Anak usia dini pada hakikatnya adalah manusia yang memerlukan bimbingan, secara kodrati seorang anak sangat perlu pendidikan dan bimbingan dari orang dewasa. Masyarakat sebagai lingkungan terbesar dalam kehidupan, berguna untuk melatih jiwa anak dalam bersosialisasi terhadap masyarakat, seperti bermain dan bergaul.

    Orang tua memiliki peran yang cukup strategis dalam membantu guru memaksimalkan proses pembelajaran bagi anak-anak usia prasekolah.

    Hubungan lembaga PAUD dengan Orang tua dalam pandangan Kathy Lee adalah sebagai berikut:

    1. How to give prospective parents tours of the center
    2. How to handle offering references to parent
    3. How to handle enrollment
    4. How to conduct parent orientation
    5. How to help parent get to know staff
    6. How to encourage parent involvement
    7. How to create a sense of community
    8. How to deal with the  overwhelmed parent
    9. How to provide resource for parents
    10. How to accommodate (or not) special request from parents
    11. How to conduct effective parent conferences
    12. What to do when parents get angry, 
    13. How to handle late pick-ups
    14. How to handle to late drop-offs
    15. How to create memories for parents.

       

  2. Saran

    Ada pepatah mengatakan, manusia dibentuk oleh lingkungannya, anak lahir bagai kertas putih. Pepatah ini mengingatkan kita betapa besar peran masyarakat dalam PAUD. Meskipun kehidupan keluarga demikian harmonis, mendapat pujian orang tua atas kegiatannya, memperoleh pengajaran yang baik dari keluarganya tetapi bila lingkungan masyarakat sekitar kurang mendukung atau bahkan tidak sesuai maka akan berpengaruh buruk pada perkembangan anak.

    Anak membutuhkan contoh dan bukan teori. Mereka lebih dekat dengan segala sesuatu yang bersifat konkrit. Contoh berperilaku baik bukan hanya ranah guru. Orang tua dan masyarakat juga harus memberikan contoh baik dalam kehidupan sehari-hari.

    Masyarakat yang mau kerja bakti (gotong royong) dan peduli pada sebagian masyarakat yang kurang mampu akan menjadi contoh yang baik dalam menumbuhkan sensitivitas kehidupan bersama dalam diri anak.

    Bila di sekolah guru mengajarkan membuang sampah pada tempatnya, maka masyarakat juga harus memperlihatkan contoh yang sama.

    Dari sini kita harus memulai secara bersama-sama menggalang pendidikan anak. Gaya dimana orang tua menyerahkan pendidikan sepenuhnya pada guru, sudah saatnya mulai dikikis.

     

DAFTAR PUSTAKA

 

http://siswapaudumj.blogspot.com/2012/02/hubungan-lembaga-paud-dengan-orangtua.html

https://corner23.wordpress.com/category/uncategorized/

http://rinomdn.wordpress.com/2011/06/10/pentingnya-pelibatan-orang-tua-dan-masyarakat-dalam-paud-2/

Makalah Kecepatan Akses Internet


KATA PENGANTAR

 

Puji syukur penyusun panjatkan kehadirat Allah SWT., yang telah menganugerahkan berlimpah nikmat bagi kita. Dan khusus pada kesempatan ini penyusun ungkapkan syukur karena dengan kasihNya penyusun telah berhasil menyusun makalah ini yang kami beri judul “Kecepatan Akses Internet”.

Selain untuk menambah wawasan penyusun, makalah ini disusun untuk memenuhi salah-satu tugas Mata Pelajaran Tikom.

Makalah ini berhasil disusun berkat kerja keras kelompok penyusun dan dibantu oleh banyak pihak, maka dengan ini kami sampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya atas segala bantuanya terutama kepada:

  1. Orangtua penyusun, yang telah memberikan fasilitas moril dan materil;
  2. Bapak Dian Hermawan, ST., sebagai guru Mata Pelajaran Tikom;
  3. Rekan siswa-siswi SMP IT Nurul Huda Utsmaniyah;

Bak kata pepatah, “Tak ada gading yang tak retak”, demikian juga makalah ini adanya. Penulis menyadari bahwa makalah ini jauh dari sempurna, maka dari itu penulis mohon maklum atas kesalahan baik dari isi maupun cara penyajian makalah ini.

Semoga makalah ini bermanfaat bagi kita, dan dapat Rabb mencatat semua ini sebagai tanda kebaktian kita padaNya.

 

Lumbung, Oktober 2012

Penyusun.

BAB I

PENDAHULUAN

 

  1. Latar Belakang

    Seiring dengan perkembangan zaman, jaringan komputer telah mengalami banyak perubahan dari masa ke masa. Hingga akhirnya, mulai dikenal jaringan internet dan intranet. Internet adalah jaringan komputer global sedangkan intranet adalah jaringan komputer lokal. Internet dan intranet memiliki berbagai sambungan. Berbicara tentang sambungan internet dan intranet berarti berbicara mengenai “bagaimana” cara menggunakan sambungan internet dan intranet dalam komputer, dan mengetahui ukuran kecepatan akses internet. Jika pada masa lampau, internet belum membumi, kini internet telah dikenal banyak orang. Sehingga untuk dapat mengaksesnya, siswa perlu mengetahui langkah-langkah dalam mengaksesnya. Selain itu kita harus bisa memilih akses internet yang lebih baik sehingga kita akan dapat lebih cepat dapat mengaksesnya.

     

  2. Rumusan Masalah

    Berdasarkan latar belakang masalah di atas, penyusun merumuskan masalah sebagai berikut :

    1. Kecepatan Transfer Data di Internet;
    2. Faktor yang Mempengaruhi Kecepatan Akses Internet;
    3. Cara Mengukur Kecepatan Akses Internet.

       

  3. Tujuan Penyusunan Makalah
    1. Memenuhi salah-satu tugas Mata Pelajaran Tikom
    2. Untuk menambah pengetahuan penyusun tentang ukuran akses internet dan faktor-faktor yang berkaitan dengannya.

       

 

 

BAB II

KECEPATAN AKSES INTERNET

 

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini memungkinkan kita dapat menghubungkan komputer kita dengan internet melalui berbagai cara. Ada beberapa pilihan tipe kecepatan internet yang dapat kita gunakan, berikut ini adalah kecepatan internet sesuai dengan saluran yang kita pilih.

Komunikasi yang dilakukan di internet adalah komunikasi data. Segala sesuatu yang dikirimkan melalui internet berupa teks, suara, gambar yang dikirim dalam bentuk data. Hal ini berarti menggunakan internet adalah mempertukarkan data-data antara dua komputer. Mengirim e-mail misalnya, kita kirim dalam bentuk data teks. Contoh lain, jika kita membuka sebuah halaman web, maka sebenarnya kita sedang mengirimkan halaman web dengan cara mengirimkan alamat URL-nya. Kemudian komputer server halaman web tersebut akan mengirimkan halaman web yang kita minta.

Dalam perpindahan data dari satu komputer ke komputer lain di internet, kecepatan transfer data merupakan hal yang sangat dipertimbangkan. Biasanya kita ingin data yang diminta itu cepat tiba untuk kita gunakan atau pelajari. Cepat lambatnya perpindahan data dari sebuah komputer server di internet ke komputer kita sangat bergantung pada kecepatan transfer data dari provider yang kita gunakan. Kecepatan transfer data dinyatakan dalam bits per second (bps), artinya berapa bit data yang dapat dipindahkan dari satu komputer ke komputer lain dalam tiap detiknya.

Terkait dengan kecepatan transfer data, ada beberapa komponen yang menentukan hal tersebut, antara lain:

a.       Bandwidth

b.      Server Proxy

c.       Backbone

d.      Keamanan Data

 

  1. Kecepatan Transfer Data di Internet

    1.   Bandwidth

    Bandwidth adalah lebar saluran data yang dilewati secara bersama-sama oleh data-data yang di transfer. Bandwidth dapat di analogikan sebagai sebuah jalan yang dilewati kendaraan secara bersamaan. Bagaimana apabila kendaraan yang lewat sama banyak? Tentu gerakanya menjadi lebih lambat. Coba pikirkan bagaimana agar kendaraan yang padat, dapat bergerak cepat? Tentu caranya antara lain memperlebar jalan. Kita perlu mengetahui bandwidth yang dimiliki oleh sebuah ISP untuk mengetahui kemampuan ISP mentransfer data.


    Bandwidth paling banyak digunakan sebagai ukuran kecepatan aliran data. Tetapi apakah itu bandwidth sebenarnya? Bandwidth adalah suatu ukuran dari banyaknya informasi yang dapat mengalir dari suatu tempat ke tempat lain dalam suatu waktu tertentu. Bandwidth dapat dipakai untuk mengukur baik aliran data analog mau pun aliran data digital. Sekarang telah menjadi umum jika kata bandwidth lebih banyak dipakaikan untuk mengukur aliran data digital.

    Satuan yang dipakai untuk bandwidth adalah bits per second atau sering disingkat sebagai bps. Seperti kita tahu bahwa bit atau binary digit adalah basis angka yang terdiri dari angka 0 dan 1. Satuan ini menggambarkan seberapa banyak bit (angka 0 dan 1) yang dapat mengalir dari satu tempat ke tempat yang lain dalam setiap detiknya melalui suatu media.

    Ternyata konsep bandwidth tidak cukup untuk menjelaskan kecepatan jaringan dan apa yang terjadi di jaringan. Untuk itulah konsep Throughput muncul. Throughput adalah bandwidth aktual yang terukur pada suatu ukuran waktu tertentu dalam suatu hari menggunakan rute internet yang spesifik ketika sedang mendownload suatu file. Bagaimana cara mengukur bandwidth? Dan bagaimana hubungannya dengan throughput? Seperti telah diulas di atas, bandwidth adalah jumlah bit yang dapat dikirimkan dalam satu detik.

    Sedangkan throughput walaupun memiliki satuan dan rumus yang sama dengan bandwidth, tetapi throughput lebih pada menggambarkan bandwidth yang sebenarnya (aktual) pada suatu waktu tertentu dan pada kondisi dan jaringan internet tertentu yang digunakan untuk mendownload suatu file dengan ukuran tertentu.

    Dengan hanya mempergunakan bandwidth sebagai patokan, misalnya kita menggunakan telkom speedy (328 Kbps) untuk mendownload file sebesar 64KB (kilo bytes) seharusnya bisa didownload dalam waktu sekedip mata atau satu detik, tetapi setelah diukur ternyata memerlukan waktu 4 detik. Jadi jika ukuran file yang didownload adalah 64 kb, sedangkan waktu downloadnya adalah 4 detik, maka bandwidth yang sebenarnya atau bisa kita sebut sebagai throughput adalah 64 kb / 4 detik = 16 kbps.

    Sayangnya, throughput karena banyak alasan, kadang sangat jauh dari bandwidth maksimum yang mungkin dari suatu media. Beberapa faktor yang menentukan bandwidth dan throughput adalah:

    1. Piranti jaringan;
    2. Tipe data yang ditransfer;
    3. Topologi jaringan;
    4. Banyaknya pengguna jaringan;
    5. Spesifikasi komputer client/user;
    6. Spesifikasi komputer server;
    7. Induksi listrik dan cuaca;
    8. dan alasan-alasan lain.

    Dengan memahami konsep-konsep tersebut kita dapat mulai memperhitungkan keperluan kecepatan koneksi internet kita yang sesungguhnya dan pilihan koneksi yang diperlukan. Bukan hanya karena termakan iklan yang menebarkan janji bandwidth yang tinggi dengan harga yang murah.

    Kecepatan transfer data dalam dunia komputer dan telekomunikasi adalah jumlah data dalam bit yang melewati suatu medium dalam satu detik. Umumnya dituliskan dalam bit per detik (bit per second) dan disimbolkan bit/s atau bps bukan bits/s. Seringkali disalah artikan dengan bytes per second atau B/s atau Bps.

Tabel kecepatan transfer data

Kecepatan

Simbol

Keterangan

Aplikasi

1.000 bit/s

1 kbit/s atau 1 kbps

kilobit atau seribu bit per detik

Rata-rata kecepatan internet dial-up di Indonesiasaat ini adalah 56 kbps.

1.000.000 bit/s

1 Mbit/s atau 1 Mbps

megabit atau sejuta bit per detik

Kecepatan transfer data melalui komunikasi tanpa kabel (wireless) pada 2.4GHz adalah 2 Mbps sedangkan kecepatan sebuah switchstandar adalah 100 Mbps.

1.000.000.000 bit/s

1 Gbit/s atau 1 Gbps

gigabit atau satu milyar bit per detik

Kecepatan sebuah switch dengan teknologi Gigabit adalah 1 Gbps.

1.000.000.000.000 bit/s

1 Tbit/s atau 1 Tbps

terabit atau satu triliun bit per detik

Belum ada

Apabila kita mempelajari kecepatan transfer data maka kita tidak akan lepas dari istilah-istilah download, upload, downstream, upstream dan usage. Mari kita bahas arti dari istilah-istilah tersebut:

  1. Download adalah kegiatan menyalin data/ file/ aplikasi dari sebuah komputer yang terhubung dalam sebuah jaringan ke komputer lokal. Untuk melakukan kegiatan download pengguna komputer harus melakukan permintaan terhadap data/ file/ aplikasi tersebut pada suatu halaman web.
  2. Upload adalah kebalikan dari proses download. Jadi upload dapat diartikan sebagai kegiatan menyalin data/ file/ aplikasi dari komputer lokal ke internet (server).
  3. Downstream adalah kecepatan aliran data ketika pelanggan sedang melakukan download dengan kecepatan maksimum sampai dengan 284/512 Kbps.
  4. Upstream adalah kecepatan aliran data ketika pelanggan sedang melakukan upload dengan kecepatan maksimum sampai dengan 64 Kbps.

     

2.   Server Proxy


Untuk mempermudah pelayanan, maka alamat pelanggan harus tersimpan dengan baik. Server proxy berfungsi untuk menyimpan alamat-alamat favorit pelanggan. Dengan adanya server proxy, pelanggan dapat mengakses website-website favoritnya dengan lebih cepat. Mengapa demikian? Hal ini disebabkan server tersebut menyimpan halaman-halaman web yang sering dikunjungi. Sehingga jika pelanggan mengunjungi website favoritnya, pelanggan tidak perlu dengan server website tersebut, tetapi cukup terhubung langsung dengan server proxy ISP. Server proxy akan menghemat penggunaan bandwidth karena pelanggan tidak perlu lagi terkoneksi langsung ke website yang sering dikunjungi.

 

3.   Backbone 


Backbone adalah saluran koneksi utama jaringan ISP dengan internet. Membuat sebuah backbone memerlukan teknologi yang tinggi dan dana yang besar. Kebanyakan ISP menyewa backbone dari perusahan lain atau menggunakan bersama-sama dengan ISP lain. Penggunaan backbone secara bersama-sama dapat menghemat biaya namun mengurangi kecepatan akses masing-masing ISP.

 

4.   Keamanan Data 

    Data yang dipindahkan tentu harus aman dari gangguan baik berupa kelengkapan data maupun  kualitas data. Untuk itu sistem jaringan perlu menyediakan pengamanan data. Transaksi internet rawan terhadap pembajakan. Oleh karena itu kita perlu mengetahui apakah sebuah ISP menggunakan firewall untuk keamanan transaksi online atau tidak. Hal ini berpengaruh kepada kecepatan akses data terutama pada saat kita upload (memasukan data dari komputer lokal ke komputer server di internet) dan download (mengambil data dari internet), sehingga proses tersebut akan berjalan dengan lancar. Layanan yang diberikan kita juga perlu mengetahui layanan apa saja yang disediakan oleh sebuah ISP. Apakah ISP tersebut memberikan account e-mail, berapa besar account e-mail yang disediakan, apakah ISP tersebut dilengkapi dengan spam filter, dan berbagai layanan yang lain. Hal ini berfungsi untuk kecepatan akses internet terutama dalam penggunaan e-mail yang cepat dan besarnya kafasitas account yang dapat digunakan, sehingga penggunaan layanan ini dapat kita gunakan dengan maksimal.

Kita juga perlu mengetahui teknologi apa saja yang dimiliki oleh ISP untuk meningkatkan kinerjanya. Saat ini, teknologi kompresi data memungkinkan transfer data menjadi lebih cepat. Kita perlu tahu apakah sebuah ISP didukung oleh teknologi semacam ini. Hal ini demi kenyamanan dan kecepatan kita dalam akses internet.

 

  1. Faktor yang Mempengaruhi Kecepatan Akses Internet

    Saat kita mengakses internet kadang terasa cepat dan kadang terasa lambat. Banyak faktor yang mempengaruhi kecepatan akses internet tersebut. Koneksi internet menggunakan banyak perangkat dari penyedia layanan yang berbeda. Faktor-faktor yang mempengaruhi kecepatan akses internet adalah:

    1. Unit Komputer

      Komputer sangat berperan dalam kecepatan akses internet karena di dalam komputer ada harddisk, RAM, dan Processor yang berperan penting pada proses kerja komputer tersebut. Bila hardisk yang dipakai berkecepatan rendah maka kecepatan akses internet pun juga rendah, begitu juga bila menggunakan RAM atau Processor yang kecepatannya rendah, ini sangat mempengaruhi kecepatan akses internet.

    2. Modem

      Modem juga sangat mempengaruhi kecepatan akses internet. Modem mempunyai kecepatan yang berbeda-beda. Modem yang sering digunakan adalah modem yang berkecepatan 56 kbps.

    3. Jaringan Komunikasi yang digunakan untuk Akses Internet.

      Untuk mengakses internet kita bisa menggnakan layanan line telephone, CDMA, GPRS, dan satelit. Masing-masing layanan tersebut mempunyai kecepatan yang berbeda-beda. Kecepatan yang paling rendah adalah menggunakan line telephone.

    4. Besar Bandwidth

      Bandwidth adalah luas atau lebar cakupan frekuensi yang digunakan oleh sinyal dalam medium transmisi. Bandwidth biasanya diukur dengan satuan Hertz. Semakin besar bandwidth yang disediakan oleh ISP, maka semakin cepat pula akses internetnya.

    5. Jumlah pengguna yang mengakses server secara bersamaan

      Kecepatan akses internet pada jam-jam tertentu biasanya sangat lambat, ini dikarenakan banyaknya pengguna internet yang mengakses internet secara bersamaan. Pada jam 08.00 – 15.00 WIB biasanya jaringan internet sedang sibuk-sibuknya. Untuk itu bila tidak mendesak lebih baik mengakses internet diluar jam tersebut.

 

  1. Cara Mengukur Kecepatan Akses Internet

    Hal-hal yang perlu diperhatikan agar pengukuran akses internet kita akurat adalah:

    1. Jika komputer anda berada dalam suatu jaringan dan semua komputer terhubung dengan internet, lebih baik pastikan komputer yang lain tidak sedang melakukan download atau upload dan lebih baik lagi dimatikan komputer selain server
    2. Sebaiknya anda melakukan koneksi internet pada PC router atau server saja jika tidak memungkinkan mematikan komputer yang lain. Anda hanya tinggal menonaktifkan jaringan lokal.
    3. Pastikan komputer anda bersih dari gangguan semua virus, apam atau spyware.

    Setelah hal-hal di atas sudah anda kerjakan, maka sekarang waktunya untuk melakukan pengukuran kecepatan akses internet. Caranya adalah silahkan buka web CJY-Net. Dengan menggunakan web ini Anda dapat mengukur kecepatan koneksi menggunakan web browser, baik untuk akses via modem, leased line (Astinet), ADSL, cable modem, dan lain-lain. Pengukuran dengan CJY_Net relatif lebih akurat karena menggunakan jaringan internal. Jika Anda menggunakan modem 56 kbps, dan saluran telepon Anda cukup bagus, maka kecepatan koneksi >40 kbps. Jika kecepatannya jauh di bawah nilai tersebut mungkin driver modem yang anda pakai tidak cocok. Jika terjadi kesalahan silahkan lakukan Refresh.

 

BAB III

PENUTUP

 

  1. Kesimpulan

    Cepat lambatnya perpindahan data dari sebuah komputer server di internet ke komputer kita sangat bergantung pada kecepatan transfer data dari provider yang kita gunakan.

    Faktor-faktor yang mempengaruhi kecepatan akses internet adalah:

    1. Unit Komputer
    2. Modem
    3. Jaringan Komunikasi yang digunakan untuk Akses Internet.
    4. Besar Bandwidth
    5. Jumlah pengguna yang mengakses server secara bersamaan.

    Untuk melakukan pengukuran kecepatan akses internet. Caranya adalah silahkan buka web CJY-Net.

     

  2. Saran

    Apapun apabila berlebihan adalah tidak baik bahkan berbahaya, mengakses iternetpun seperlunya saja! Jangan sampai lupa waktu dan bersosialisasi dengan alam/ lingkungan sekitar.

 

DAFTAR PUSTAKA

 

http://wwwnurulfajriani.blogspot.com/2012/03/makalah-tik.html


 

Kode Blinking pada Printer Canon


  • 7x green orange berkedip bergantian atau 1x green, 1x orange,1x green, 1x orange, 1x green …. : Waste Ink Pad Full / Ink Absorber Full. Printer anda perlu di reset dengan software general tool resetter.
  • 3x Orange 1x green : Ada kerusakan di mekanik printer. Jika anda belum pernah membongkar printer, sebaiknya dibawa aja printer anda ke tempat servisan.
  • 4x orange 1x green : Printer absorber full (Waste Ink Pad Full). Printer anda perlu di reset dengan software general tool resetter.
  • 5x orange 1x green : Cartridge Warna / Hitam rusak. Ganti Cartridge warna / hitam, selesai. Kerusakan Cartridge disebabkan oleh banyak hal, antara lain : chip IC rusak, kotornya konektor, dll.
  • 7x orange 1x green : Cartridge Warna rusak. Biasanya terjadi pada IP1980 blink 7x orange 1x green. Ganti Cartridge warna, selesai. Kerusakan Cartridge disebabkan oleh banyak hal, antara lain : chip IC rusak, kotornya konektor, dll.
  • 8x orange 1x green : ink tank full. Printer anda perlu di reset dengan software general tool resetter.
  • 14x / 15x orange 1x green : Cartridge hitam rusak. Ganti Cartridge hitam, selesai.
  • Jika Printer dinyalakan lampu green nyala penuh tanpa blink (kedip-kedip), kemudian ketika dipakai untuk print baru blink berarti Catridge anda mengalami “runout”. dan biasanya ada komentar di layar windows anda. solusinya : tekan tombol resume antara 10 – 20 detik kemudian lepaskan. Jika masih blink lagi ulangi lagi langkah tadi, bisanya hanya 2 kali yaitu untuk hitam dan warna. Kasus ini sering terjadi ketika Cartridge habis di isi ulang.

Teks Pidato tentang kedisiplinan Siswa


Assalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh

Alhamdulillah puji syukur dipanjatkan kehadirat Allah SWT. Tuhandan penguasa alam semesta,

Sholawat dan salam semoga senantiasa dicurahkan kepada junjungan alam yakni Nabi Muhammad SAW.

Yang terhormat ibi/ bapa guru juga rekan siswa-siswi sekalian, pada kesempatan kali ini saya akn mencoba mengulas tentang kedisiplian siswa.

Hadirin sekalian yang saya hormati, Sadar akan hakikatnya, setiap manusia Indonesia di muka bumi ini selalu berbuat untuk hal yang lebih baik. Untuk mengubah prilaku menuju ke hal yang lebih baik itu tidaklah semudah yang kita bayangkan. Perubahan itu melalui perjalanan yang panjang, berjenjang, dan berkesinambungan. Satu-satunya jalur yang dapat ditempuh yakni dengan pendidikan.

Siswa adalah orang yang terlibat langsung dalam dunia pendidikan. Dalam perkembangannya harus melalui proses belajar. Termasuk di dalamnya belajar mengenal diri, belajar mengenal orang lain, dan belajar mengenal lingkungan sekitarnya. Ini dilakukan agar siswa dapat mengetahui dan menempatkan posisinya di tengah-tengah masyarakat sekaligus mampu mengendalikan diri.

Sifat pengendalian diri harus ditumbuhkembangkan pada diri siswa. Pengendalian diri di sini dimaksudkan adalah suatu kondisi di mana seseorang dalam perbuatannya selalu dapat menguasai diri sehingga tetap mengontrol dirinya dari berbagai keinginan yang terlalu meluap-luap dan berlebih-lebihan. Berarti dalam sifat pengendalian diri tersebut terkandung keteraturan hidup dan kepatuhan akan segala peraturan. Dengan kata lain, perbuatan siswa selalu berada dalam koridor disiplin dan tata tertib sekolah. Bila demikian, akan tumbuh rasa kedisiplinan siswa untuk selalu mengikuti tiap-tiap peraturan yang berlaku di sekolah. Mematuhi semua peraturan yang berlaku di sekolah merupakan suatu kewajiban bagi setiap siswa.

Hadirin sekalian yang saya hormati, Masalah kedisiplinan siswa menjadi sangat berarti bagi kemajuan sekolah. Di sekolah yang tertib akan selalu menciptakan proses pembelajaran yang baik. Sebaliknya, pada sekolah yang tidak tertib kondisinya akan jauh berbeda. Pelanggaran-pelanggaran yang terjadi sudah dianggap barang biasa dan untuk memperbaiki keadaan yang demikian tidaklah mudah. Hal ini diperlukan kerja keras dari berbagai pihak untuk mengubahnya, sehingga berbagai jenis pelanggaran terhadap disiplin dan tata tertib sekolah tersebut perlu dicegah dan ditangkal.

Demikianlah uraian yang saya sampaikan, semoga ada manfaatnya bagi kita semua.

Terimakasih atas perhatianya

Wassalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh

 

Sangkuriang (Ringkasan Dongeng)


Diceritakan bahwa Raja Sungging Perbangkara pergi berburu. Di tengah hutan Sang Raja membuang air seni yang tertampung dalam dauncaring (keladi hutan). Seekor babi hutan betina bernama Wayung yang tengah bertapa ingin menjadi manusia meminum air seni tadi. Wayungyang hamil dan melahirkan seorang bayi cantik. Bayi cantik itu dibawa ke keraton oleh ayahnya dan diberi nama Dayang Sumbi alias Rarasati. Banyak para raja yang meminangnya, tetapi seorang pun tidak ada yang diterima.

Akhirnya para raja saling berperang di antara sesamanya. Dayang Sumbi pun atas permitaannya sendiri mengasingkan diri di sebuah bukit ditemani seekor anjing jantan yaitu Si Tumang. Ketika sedang asyik bertenun, toropong (torak) yang tengah digunakan bertenun kain terjatuh ke bawah. Dayang Sumbi karena merasa malas, terlontar ucapan tanpa dipikir dulu, dia berjanji siapa pun yang mengambilkan torak yang terjatuh bila berjenis kelamin laki-laki, akan dijadikan suaminya. Si Tumang mengambilkan torak dan diberikan kepada Dayang Sumbi. Dayang Sumbi akhirnya melahirkan bayi laki-laki diberi nama Sangkuriang.

Ketika Sangkuriang berburu di dalam hutan disuruhnya si Tumang untuk mengejar babi betina Wayungyang. Karena si Tumang tidak menurut, lalu dibunuhnya. Hati si Tumang oleh Sangkuriang diberikan kepada Dayang Sumbi, lalu dimasak dan dimakannya. Setelah Dayang Sumbi mengetahui bahwa yang dimakannya adalah hati si Tumang, kemarahannya pun memuncak serta merta kepala Sangkuriang dipukul dengan senduk yang terbuat dari tempurung kelapa sehingga luka.

Sangkuriang pergi mengembara mengelilingi dunia. Setelah sekian lama berjalan ke arah timur akhirnya sampailah di arah barat lagi dan tanpa sadar telah tiba kembali di tempat Dayang Sumbi, tempat ibunya berada. Sangkuriang tidak mengenal bahwa putri cantik yang ditemukannya adalah Dayang Sumbi – ibunya. Terminological kisah kasih di antara kedua insan itu. Tanpa sengaja Dayang Sumbi mengetahui bahwa Sangkuriang adalah puteranya, dengan tanda luka di kepalanya. Walau demikian Sangkuriang tetap memaksa untuk menikahinya. Dayang Sumbi meminta agar Sangkuriang membuatkan perahu dan telaga (danau) dalam waktu semalam dengan membendung sungai Citarum. Sangkuriang menyanggupinya.

Maka dibuatlah perahu dari sebuah pohon yang tumbuh di arah timur, tunggul/pokok pohon itu berubah menjadi gunung ukit Tanggul. Rantingnya ditumpukkan di sebelah barat dan menjadi Gunung Burangrang. Dengan bantuan para guriang, bendungan pun hampir selesai dikerjakan. Tetapi Dayang Sumbi bermohon kepada Sang Hyang Tunggal agar maksud Sangkuriang tidak terwujud. Dayang Sumbi menebarkan irisan boeh rarang (kain putih hasil tenunannya), ketika itu pula fajar pun merekah di ufuk timur. Sangkuriang menjadi gusar, dipuncak kemarahannya, bendungan yang berada di Sanghyang Tikoro dijebolnya, sumbat aliran sungai Citarum dilemparkannya ke arah timur dan menjelma menjadi Gunung Manglayang. Air Talaga Bandung pun menjadi surut kembali. Perahu yang dikerjakan dengan bersusah payah ditendangnya ke arah utara dan berubah wujud menjadi Gunung Tangkuban Perahu.

Sangkuriang terus mengejar Dayang Sumbi yang mendadak menghilang di Gunung Putri dan berubah menjadi setangkai bunga jaksi. Adapun Sangkuriang setelah sampai di sebuah tempat yang disebut dengan Ujung berung akhirnya menghilang ke alam gaib (ngahiyang).

Narrative Text Example


RABBIT AND BEAR

 

Once upon a time, there lived as neighbours, a bear and a rabbit. The rabbit is a good shot. In contrary, the bear is always clumsy ad could not use the arrow to good advantage.

narrative text – bos-sulap.blogspot.com

One day, the bear called over the rabbit and asked the rabbit to take his bow and arrows and came with bear to the other side of the hill. The rabbit was fearing to arouse the bear’s anger so he could not refuse it. He consented and went with the bear and shot enough buffalo to satisfy the hungry family. Indeed he shot and killed so many that there was lots of meat left after the bear and his family had loaded themselves and packed all they could carry home.

narrative text – bos-sulap.blogspot.com

The bear was very gluttonous and did not want the rabbit to get any of the meat. Th e rabbit could not even taste the blood from the butchering as the bear would throw earth on the blood and dry it up. The poor rabbit would have to go home hungry after his hard day’s work.

narrative text – bos-sulap.blogspot.com

The bear was the father of five children. The youngest child was very kind to the rabbit. He was very hearty eater. The mother bear always gave him an extra large piece of meat but the youngest child did not eat it. He would take it outside with him and pretended to play ball with the meat. He kicked toward the rabbit’s house and when he got close to the door he would give the meat with such a great kick. The meat would fly into the rabbit’s house. In this way, the poor rabbit would get his meal unknown to the papa bear.

Bahasa Inggris Contoh Text Refort


Football Play 

Football is a game played by two teams of eleven. They try to score by kicking or heading the ball into the other team’s goal. Ten of the players can not use their hands. The goal keeper can handle the ball to stop it going into the goal. 
Games similar to football have been played for many centuries. The rules of the games were written down in 1863. In England, the FA ( Football Association ) cup was first played for in 1872. In the same year, England played Scotland in the first game. 
Today the most important International Competition is the World Cup which takes place in every four years. Brazil and Italy have each won the world cup three times. 

This sample of report text about football play is taken from: report-text.blogspot.com/2009/06/football_02.html

 

DOLPHIN

For many years, many people believed that the cleverest animals after man were the chimpanzees. Now, however, there is proof that dolphins may be even cleverer than these big apes.

Although a dolphin lives in the sea it is not a fish. It is a mammal. It is in many ways, therefore, like a human being.

Dolphins have a simple language. They are able to talk to one another. It may be possible for man to learn how to talk to dolphins. But this will not be easy because dolphins cannot hear the kind of sounds man can make. If man wants to talk to dolphins, therefore, he will have to make a third language which both he and the dolphins can understand.

Dolphins are also very friendly toward man. They often follow ships. There are many stories about dolphins guiding ships through difficult and dangerous water.

 

 

RAZOR

A razor is a tool which is found in nearly every bathroom. A man who has thick hair on his face may have to shave twice a day. It is a habit which can be dangerous. For many years, a razor was a handle with a long piece of steel which was sharp and flat at one end. These razors had a long open blade.

But today’s razors are safer and more convenient to use. The thing which makes today’s razor safe is that the blade is small thin sharp piece of steel. The person who invented razor blades was a man called King Gillette. He was a clever man who had many ideas for new inventions. He wanted to make a blade that was safe and which could be used several times. In 1891, he invented a new type of razor blade. It was short and it was held in a special handle. The sharp edge of the blade did not stick out very far. It was a razor which was safe to use. It was more difficult to cut yourself than with the older type of razor.

Gillette’s razor blade became popular. It was an invention which worked well and which everybody need because each blade only lasted 8 to 10 times. Gillette sold many of his new safety blades and soon became a millionaire.

 

 

Birds

Birds are interesting flying animals. They are vertebrates and warm blooded animals. They belong to aves class and they can be found all over the world.

Birds breath with their air pocket. Beside as respiration organ, air pocket also can enlarge or reduce their weight when flying or swimming.

There are many kinds of birds. Earth bird has special characteristic. They have different morphology according to their food and their habitat. Some of them eat seeds, pollen, fish or meat. There are some species that live in land and the others live in water. Land birds live on their nest.

Female birds have specific tasks. they lay eggs and feed their baby, Beside that they look for foods for their baby.

 

 

Tyrannosaurus Rex 

Tyrannosaurus rex, sometimes just called T-rex, is believed to be the largest and most fearsome predator on Earth’s land ever to have existed. 

This dinosaur once lived in the Creataceous period approximately 68 to 65 million years ago. The T-rex lived in a humid, semi-tropical environment, in open forests with nearby rivers and in coastal forested swamps. The seasons were mild. 

Tyrannosaurus rex was up to 40 feet (12.4 m) long, about 15 to 20 feet (4.6 to 6 m) tall. The arms were only about 3 feet (1 m) long. Tyrannosaurus rex was roughly 5 to 7 tons in weight. 

As a carnivorous dinosaur, this giant predator most likely ambushed their prey, and devoured them with jaws full of white sharp teeth. With it’s fast ability to run at an astonishing speed of 32 mph (50 kmh), a perfect slim and stiff tail that gave it an excellent balance and allowed it to make quick turns, equipped this gigantic predator and made it even more deadly, like a killing machine.

 

 

TELEVISION 

Television, or TV, is one of humanity’s most important means of communication. It brings pictures and sounds from around the world into millions of homes. 

People, with a television set in their houses, can sit and watch the president makes a speech or visits a foreign country. They can see a war being fought. Through television, viewers at home can see and learn about people, places, and things in a away lands. 

Additionally, television brings its viewers a steady stream of programs that are designed to entertain. In fact, TV provides many more entertainment programs than any other kind of information media. The programs include action-packed dramas, light comedies, soap operas, sports events, cartoons, quizzes, variety shows and motion pictures.

 

EARTHQUAKE

Earthquake often happens around us. It brings great damages. Earthquake is hard to be predicted and that makes lot victims.

Actually there are three kinds of earthquake. This kinds of earthquake are commonly base on the factor and geological area where the earthquakes happen. These three kinds of earthquake are tectonic, volcanic and explosion.

Tectonic earthquakes is most common one. This kind of earthquake happens while earth’s crust rocks break because of the geological strength created by moving of the earth’s plates.

Volcanic earthquakes happen exactly with volcanic activity. Volcanic earthquakes are when the volcano produces acidic lava, which drys quickly, when it drys quickly it blocks the top of the volcano. This make no more magma can escape. Pressure starts to build up and eventually the acidic lava can no longer stand the pressure. So the volcano is free to explode, the pressure is released so fast that an earthquake is caused. A volcanic earthquake is usually kept within 10-20 miles of the volcano.

Explosion earthquakes are the result of the collapse earthquakes that are small earthquakes occurring in underground mines and caverns.

 

 

TORNADO

Tornadoes are known as one of the most damaging disasters. What is the description of tornadoes? A tornado is a very powerful column of winds which spirals around a center of low atmospheric pressure. A tornado will look like a large black funnel which hangs down from a storm cloud.

The name “tornado” derives from the Latin “tonare”. It means “to thunder.” While the Spanish developed the word into “tornear” which means “to turn or twist”. This is why a tornado is sometimes called twister or cyclone.

The winds inside a twister can spin around at speeds up to 500 miles an hour, but it usually travels at roughly 300 miles an hour. This speed twisting makes a tornado the most dangerous storm.

The average tornado has a diameter of about 200 to 300 yards. The smaller tornadoes are known as satellite tornadoes. These small offspring, about 50 yards across, can be very fierce and do lots of damage.

The forming of a tornado can be very quick. Sometimes it can form in a minute or less. A tornado can travel across the ground at high speeds, then it can suddenly vanish. Most tornadoes last less than twenty minutes and travel less than 15 miles. However, the super storms sometimes travel over 100 miles before they are exhausted.

 

 

KOMODO DRAGON

Do you know what is the largest lizard? This lizard is calledkomodo. It lives in the scrub and woodland of a few Indonesian islands.

Komodo dragon is the world’s heaviest lizard, weighing 150 pounds or more. The largest Komodo ever measured was more than 10 feet (3 meters) long and weighed 366 pounds (166 kg) but the average size of komodo in the wild is about 8 feet (2.5 meters) long and 200 pounds (91 kg)

Komodo has gray scaly skin, a pointed snout, powerful limbs and a muscular tail. They use their keen sense of smell to locate decaying animal remains from several miles away. They also hunt other lizards as well as large mammals and are sometimes cannibalistic.

The Komodo dragon’s teeth are almost completely covered by its gums. When it feeds, the gums bleed, creating an ideal culture for virulent bacteria. The bacteria that live in the Komodo dragon’s saliva causes septicemia, or blood poisoning, in its victims. A dragon will bite its prey, then follow it until the animal is too weak to carry on.

This lizard species is threatened by hunting, loss of prey species and habitat loss.

 

 

KANGAROO

A kangaroo is an animal found only n Australia, although is has a small relative, called a wallaby, which lives on the Australian island in Tasmania and also in New Guinea.

Kangaroo eat grass and plants. They have short front legs, but very long and very strong back legs and tail. These are that they use for sitting up and for jumping. Kangaroos have been known to make forward jumps of over eights meters, and leap across fences more that three meters high. The can also run at speeds over 45 kilometers per hour.

The largest kangaroos are the Great Gray Kangaroo and the Red Kangaroo. Adults

grow length of 1.60 meter and weigh over 80 kilos.

Kangaroos are marsupial. This means that the female kangaroo has an external pouch on the front of her body. A baby kangaroo is very tiny when it is born, and it crawls at once into pouch where it spends its first five months of life.

Biografi pemain sepakbola Kaka


Kaká

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Informasi pribadi

Nama lengkap

Ricardo Izecson dos Santos Leite

Tanggal lahir

22 April 1982 (umur 29)

Tempat lahir

BrasíliaBrasil

Tinggi

1.86 m (6 ft 1 in)

Posisi bermain

Gelandang serang

Informasi klub

Klub saat ini

Real Madrid

Nomor

8

Karier junior

1994–2000

São Paulo

* Penampilan dan gol di klub senior hanya dihitung dari liga domestik dan akurat per 6 Februari 2011.

‡ Penampilan dan gol di tim nasional akurat per 2 Juli 2010

Ricardo Izecson dos Santos Leite (lahir di Brasília22 April 1982; umur 29 tahun), lebih dikenal dengan nama Kaká, adalah seorang pemain sepak bola asal Brasil yang kini membela klub Real Madrid (bergabung tahun 2009; sebelumnya pada 2003-2009 di A.C. Milan). Kaká umumnya bermain di posisi gelandang serang ataupun penyerang. Ia dikenal mempunyai dribble yang sangat baik serta umpan-umpan yang akurat. Tinggi badannya ialah 186 cm.

Kaká menikah dengan Caroline Celico pada 23 Desember 2005 di sebuah gereja di São Paulo, Brasil.

Masa kecil

Kaká dilahirkan di Brasília, Brazil pada tanggal 22 April 1982, ia merupakan anak dari pasangan Simone Cristina dos Santos Leite dan Bosco Izecson Pereira Leite. Kaká mempunyai adik laki-laki, Rodrigo, yang dikenal sebagai Digão, yang mengikuti langkahnya bermain bola di Italia.

Nama panggilannya Kaká, diambil dari bahasa aslinya, Bahasa Portugis, yang diucapkan seperti ejaannya, dengan penekanan pada suku kata kedua yang ditandai dengan aksen. Itu biasa dipakai untuk menyingkat nama “Ricardo” di Brasil, bagaimanapun juga, Kaká mendapatkan nama panggilannya dari adiknya, Rodrigo, yang tidak bisa mengucapkan kata “Ricardo” ketika mereka masih kecil. Rodrigo memanggil kakaknya “Caca” yang kemudian berganti menjadi Kaká. Di Eropa ia dikenal dengan pamnggilan RickyKaka.

Pada bulan September 2000, di usia 18 tahun, Kaká mengalami ancaman pada kariernya dan kemungkinan patah tulang belakang yang menyebabkan lumpuh sebagai akibat dari sebuah kecelakaan kolam renang. Hal yang terburuk tidak terjadi dan Kaká pulih sepenuhnya dari insiden itu. Dia bersyukur kepada Tuhan atas kesembuhannya dan sejak saat itu ia menyumbangkan penghasilannya untuk gerejanya. untuk itulah setiap kali ia mencetak gol tangannya selalu di arakan keatas ,bertanda rasa terimah kasih kepada Tuhan.Begitupun bajunya,di balik baju olahraganya ada baju dengan tulisan seperti I belong to Jesus dan sebagainya.Tulisan itu biasanya ditunjukkan sesudah mencetak gol atau saat akhir pertandingan di stadium.

Karier klub

Kaká menandatangani kontrak dengan São Paulo pada usia 15 tahun dan memimpin tim juniornya pada kemenangan ‘Copa de Juvenil’. Ia memulai debutnya di São Paulo FC tahun 2001 ketika di berusia 18 tahun. Pada musim pertama, ia mengoleksi 12 gol dalam 27 pertandingan dan 10 gol dalam 22 pertandingan di musim berikut. Pada usia 17 tahun, ketika ia masih dalam tim junior, Sao Paulo berniat menjual Kaká ke tim dari Liga divisi 1 TurkiGaziantepspor. Transaksi tidak terjadi, karena manajer Gaziantepspor, Nurullah Sağlam, dan dewan pengurus tim itu menolak untuk membayar $1.5m untuk pemuda 17 tahun itu. Setelah bergabung dengan tim senior São Paulo FC, penampilan Kaká menarik perhatian klub-klub Eropa.

Dia bergabung dengan AC Milan(Satu paket dengan adiknya,digao) dengan bayaran US $8.5 m, jumlah yang dianggap sedikit oleh pemilik klub Silvio Berlusconi. Dalam sebulan, ia telah masuk ke dalam tim utama dan sejak saat itu pula ia menjadi starter. Debutnya di Serie A adalah ketika Milan bertandang melawan A.C. Ancona, menang 2-0. Dia menghasilkan 10 gol dalam 30 pertandingan pada musim itu, memenangkan Serie A dan Piala Super Italia.

Kaká adalah bagian inti dari lima orang pemain tengah pada musim 2004-2005, biasa bermain dalam posisi penyerang bayangan di belakang striker Andriy Shevchenko. Dia mengoleksi 7 gol dalam 36 pertandingan liga dan juga memenangkan Piala Super Italia bersama dengan klubnya. Milan meraih posisi kedua setelah Juventus di Serie A dan dalam partai final dengan Liverpoolpada adu penalti di Piala/Liga Champions.

Salah satu gol Kaká yang sangat menakjubkan adalah ketika melawan Fenerbahçe SK di pertandingan pertama AC Milan dalam Piala/Liga Champions 2005-06, Rossoneri menang 3-1. Gol itu membuatnya disamakan dengan Diego Maradona, karena Kaká memulai larinya dari tengah lapangan dan melewati tiga ganjalan sebelum memasuki daerah penalti dan menyelesaikannya dengan shot rendah di bawah kiper Fenerbahçe, Volkan Demirel.

Pada 9 April 2006, ia membuat tiga gol pertamanya dalam pertandingan melawan Chievo Verona. Ketiga golnya dihasilkan pada babak pertama. Pada 2006Real Madrid menunjukkan ketertarikannya menggaet bintang 25 tahun ini, tetapi Milan dan Kaká menolak untuk menjual. Kaká telah menandatangani perpanjangan kontrak dengan Milan hingga 2011.

Pada 1 November 2006, AC Milan lolos babak penyisihan Piala/Liga Champions setelah Kaká membuat tiga gol yang membantu timnya menang 4-1 melawan R.S.C. Anderlecht. Ini adalah tiga gol keduanya di Milan dan tiga gol pertamanya di kompetisi Eropa.

Kemudian pada tanggal 8 Juni 2009, Kaká bergabung dengan Real Madrid dengan kontrak 6 tahun, dengan nilai transfer yang diperkirakan sekitar 65 Juta Poundsterling.

Bangkrut = Sekarat


Sesungguhnya segala sesuatu itu adalah Rabb pemiliknya.

Susah-senang, Bahagia-sengsara, Sehat-sakit, Perniagaan lancar-bangkrut semua dariNya, dan milikNya.

Seseorang yang sakit parah adalah mendekati sekarat,

Orang sekarat adalah mendekati mati.

Mati akhirnya meninggalkan semua.

Bila seseorang sakit; saudara, tetangga berdatangan menjenguk (ditempat saya masih begitu), apalagi bila sakit keras semakin banyak orang datang yang datang, semakin banyak orang yang mendo’akan akan kesembuhanya. Begitu besar perhatian akan sesorang yang mendekati mati, bahkan ada tetangga yang menjenguk dan berkata: “mumpung masih sempat, siapa tahu besok dia meninggal”. Syukur sesungguhnya atas solidaritas sesama manusia atau sesama tetangga masih bisa berbagi paling tidak untuk saling mendo’akan.

Rasul bersabda: “Kefakiran mendekatkan pada kekapiran”

Pernahkah terbayangkan kita bertetangga dengan orang kafir? Atau perdulikah kita apabila tatangga kita menjadi kafir?

Sebuah fakta hasil dari suatu penelitian membuktikan bahwa penyebab terbesar dari fenomena bunuh diri adalah stress menghadapi kesulitan ekonomi.

Apakah bangkrut salah satu dari penyakit?

Bila perjalanan usaha yang lancar tiba-tiba menjadi terkendala macet, itu adalah tandanya penyakit datang, dia sudah termasuk golongan orang sakit.

Semakin macet, semakin parah dan mendekati bangkrut, bila sudah bangkrut semuanya menjadi susah, semua tekendala dan tidak bisa berjalan dengan baik bahkan tidak bisa jalan sama-sekali. Sekarat, tidakkah ini berarti orang sedang sekarat. Keluarga terabaikan, penampilan tak terurus, anak isteri terlantar, pergaulan terkucilkan, anak buah meninggalkan, yang berhutang lari sembunyi, yang menghutangi semakin rajin menagih.

Sekarat, bukankah ini berarti sekarat?

Haruskah kita peduli? Atau masih pantaskah kita berujar sambil berlalu “ah… gak usah ikut pusing, senangnya saja kita gak pernah diajak-ajak?!”

Bilasaja kita biarkan; satu keluarga menjadi terlantar, bahkan bukan tidak mungkin ada banyak keluarga lain yang ikut terlantar, pekerjanya mungkin. Semoga saja kuat imanya dan berpegang teguh pada tali-Nya bila tidak bisa saja menjual iman kepada materi atau bahkan mungkin saja membunuh diri.

Kepada orang yang sudah dalam keadaan begini haruskah kita ziarahi?

Tak perlukah kita turut berdo’a semoga lancar kembali?

Atau

Mengapa kita harus meninggalkan dan mengkucilkanya?

Ah…. sungguh semuanya tidak adil kurasa.

Mengapa kepada orang yang cuma sakit disentri kita berbondong-bondong berziarah dan berdo’a, tapi

Mengapa kepada orang yang jatuh bangkrut kita hanya mencibir dan berujar “sukurin deh, kalau begitu kan aku punya teman dalam kesusahan”

Rabb, teguhkanlah iman, tambahkanlah sabar kepada hamba-hambaMu yang Kau coba dengan kebangkrutan ekonomi! Dan jauhkanlah hamba dari keadaan sedemikian!

Sejarah kecamatan Lumbung.. | HERYANA BLOG’S


Sejarah kecamatan Lumbung.. | HERYANA BLOG’S.

Previous Older Entries

Archives